Senin, 30 Mei 2011

Ada apa dengan indonesia???

M. Nazaruddin menjadi sorotan publik Indonesia akhir-akhir ini. Kasus suap wisma altet mencuatkan nama dirinya sebagai orang yang paling terlibat skandal ini. Selain itu skandal ini dihubungkan-hubungkan dengan aliran dana yang mengalir ke partai demokrat.Ditambah saat ini Nazaruddin dikabarkan berada di Singapura walaupun belum terjadi pemeriksaan hukum terhadap dirinya. Kasus Nazaruddin seakan menambah panjang kasus korupsi yang terus muncul kepermukaan negeri ini.

Sebelumnya dalam ingatan kita belum hilang munculnya Gayus Tambunan yang menggelapkan uang pajak. Bahkan kasus ini terus berkembang hingga diketahui Gayus bisa plesiran ke Bali bahkan ke Macau sedangkan saat itu Gayus tengah berada dalam penahanan. Hingga kini kasus Gayus belum menemui titik terangnya. Kasus serupa yang menggegerkan rakyat di negeri ini tidak lain adalah kasus Bank Century. Walaupun , Robert Tantular yang dinilai sebagai orang yang paling bertanggung jawab akan permasalahan ini telah mendapat vonis dari pengadilan, namun hal itu belum memberikan kepuasan akan tuntasnya kasus Bank Century.

Sejumlah nama yang disinyalir terkait dengan kasus ini belum mendapat pemeriksaan hukum secara pasti. Berbagai kasus yang muncul di negeri ini seakan datang silih berganti. Belum habis dan tuntas masalah kasus Bank Century, tiba-tiba muncul kasus Gayus Tambunan hingga opini dan perhatian publik menjadi terpecah dan teralihkan. Awalnya perhatian publik tearah pada penuntasan kasus Bank Century kemudian dengan cepat perhatian berubah kepada kasus Gayus Tambunan. Padahal kasus Bank Century hingga kini belum menemukan titik penyelesaiannya.

Hal yang sama terjadi pada kasus Gayus Tambunan. Kasus ini tiba-tiba saja menghilang seiring munculnya kasus baru, sedangkan saat ini penyelesaian kasus Gayus belum juga menemukan hasil. Berbagai kasus muncul di negeri ini seakan salin tumpang tindih namun tak satu pun menghasilkan penuntasan kasus tersebut. Kasus yang muncul pun beragam baik kasus korupsi, politik, ekonomi dll.

Tentu saja hal ini menunjukkan betapa carut marutnya keadaan negeri ini. Berbagai kasus yang muncul juga menunjukkan betapa upaya penuntasan berbagai kasus yang terjadi tidak dengan profesional. Kasus yang timbul tumpah tindih seperti ini seakan menunjukkan adanya upaya pengalihan isu maupun opini sehingga berbagai kasus yang muncul tidak diketahui penuntasannya.

Keadaan ini tentu bukanlah hal yang ideal di suatu negara. Hal ini tidak lain dikarenakan adanya berbagai kepentingan kelompok maupun individu yang muncul dipermukaan. Hingga penuntasan berbagai kasus tidak pernah berjalan dengan baik, karena dipengaruhi berbagai kepentingan segolongan pihak.

Keadaaan ini yang menunjukkan kegagalan upaya dari pemerintah dalam mengatasi berbagai permasalahan umat. Kegagalan ini tidak lain disebabkan karena sistem di negeri ini adalah sistem yang berpihak hanya pada segolongan orang maupun individu. Sistem sekulerisme-kapitalisme yang bercokol di negeri ini telah membuat berbagai kepentingan hanya berpihak pada sebagian orang saja.

Sistem Islam menjawab problematika umat.

Telah sangat nampak berbagai upaya yang diselesaikan di negeri tidaklah menemui titik temu. Bercokolnya sistem sekuler-kapitalisme menjadi sumber masalah utama. Sistem Islam memberikan jawaban upaya pencegahan berbagai permasalahan umat. Sistem sanksi dalam Islam dengan tegas mengatur berbagai penuntasan kasus kriminal. Sistem Ekonomi Islam menjamin kesejahteraan. Islam memberikan solusi tuntasdi setiap permasalahan. Hanya dengan kembali pada Islam lah berbagai permasalahan umat akan terpecahkan.

Senin, 02 Mei 2011

Buruh Dalam Dilema

Menjelang tanggal 1 Mei maka tidak akan lepas dari peringatan Hari Buruh Sedunia. Menapak tilas akan hari ini , yang akan tergambar dalam benak kita adalah berbagai hal terkait para buruh. Mulai dilihat dari kesejahteraan hingga berbagai masalah yang terus menimpa kaum buruh. Tak dapat dipungkiri dengan keadaan ekonomi sekarang , kesejahteraan buruh kian menurun. Padahal sejatinya peranan para buruh dalam sektor pembangunan terutama perekonomian dan sektor lain sangatlah vital.

Namun, setiap tahun peringatan hari buruh maka akan kita dapati pula setiap tahun tuntutan perbaikan kesejahteraan terus di dengungkan. Salah satunya berupa aksi peringatan hari buruh tahun 2010 lalu. Bertepatan dengan Hari Buruh Internasional, ribuan pengunjuk rasa melakukan unjuk rasa di Bundaran Hotel Indonesia di Jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat. Dari Bundaran HI, mereka kemudian bergerak ke depan Istana Negara. Mereka menuntut akan jaminan sosial bagi buruh. Kalangan buruh menganggap penerapan jaminan sosial saat ini masih diskriminatif, terbatas, dan berorientasi keuntungan.

Berdasarkan sejarah peringatan hari buruh sendiri maka sangat identik dengan berbagai pandangan kaum buruh terhadap berbagai permasalahan yang menghimpit hidup mereka. May Day sebutan lain hari buruh lahir dari berbagai rentetan perjuangan kelas pekerja untuk meraih kendali ekonomi-politis hak-hak industrial. Perkembangan kapitalisme industri di awal abad 19 menandakan perubahan drastis ekonomi-politik, terutama di negara-negara kapitalis di Eropa Barat dan Amerika Serikat. Pengetatan disiplin dan pengintensifan jam kerja, minimnya upah, dan buruknya kondisi kerja di tingkatan pabrik, melahirkan perlawanan dari kalangan kelas pekerja.

Pemogokan pertama kelas pekerja Amerika Serikat terjadi di tahun 1806 oleh pekerja Cordwainers. Pemogokan ini membawa para pengorganisirnya ke meja pengadilan dan juga mengangkat fakta bahwa kelas pekerja di era tersebut bekerja dari 19 sampai 20 jam seharinya. Sejak saat itu, perjuangan untuk menuntut direduksinya jam kerja menjadi agenda bersama kelas pekerja di Amerika Serikat.

Perjuangan kaum buruh sesungguhnya menjadi sesuatu yang bisa dipahami ditengah berbagai himpitan ekonomi dan permasalahan bangsa , kesejahteraan masyrakat banyak yang terabaikan. Berkembangnya sistem ekonomi kapitalisme hingga neoliberalisme hingga abad 21 semakin menambah kesulitan yang dialami kaum buruh. Seperti halnya yang terjadi di abad 19 silam dimana sistem kapitalisme baru muncul dan berkembang telah menimbulkan berbagai masalah bagi kaum buruh. Seperti perlakuan diskriminatif, upah yang tidak sesuai, taraf hidup yang tidak memadai, dll.

Sistem kapitalisme yang berlandaskan pada kebebasan dan diterapkan hampir di semua negara di dunia, telah membuat berbagai polemik ekonomi dan permasalahannya merambah di semua bidang. Distribusi kekayaan tidak merata, berbagai perusahaan asing menguasai sumber daya alam, fungsi sektor riil digantikan sektor non riil. Hal ini telah menyebabkan kesejahteraan rakyat termasuk kaum buruh tidak dapat terpenuhi.

Hingga saat ini tingkat kemiskinan bahkan pengangguran terus meningkat, ditambah kesejahteraan buruh terus menurun di tengah himpitan ekonomi. Hal ini tidak lain disebabkan terus bercokolnya sistem kapitalisme-sekulerisme di semua lini kehidupan baik sektor ekonomi, politik, budaya dll. Dan menjadikan setiap lini kehidupan hanya berasaskan manfaat saja tanpa mempertimbangkan berbagai perkara lainnya.

Islam telah memberikan jawaban melalui syariat Islam terkait setiap permasalahan kehidupan. Tidak terkecuali permasalahan kaum buruh. Kesejahteraan setiap individu di atur dan diberikan jaminan oleh Islam. Sistem ekonomi islam mengatur pemerataan distribusi kekayaan dan pengelolaan keuangan negara. Sehingga setiap individu akan merasakan kesejahteraan tanpa terkecuali. Islam telah memberikan naungan kesejahteraan bagi setiap umat tidak terkecuali non muslim. Selama 13 abad ketika islam direpakan secara sempurna dalam naungan Khilafah Islamiyah telah memberikan bukti bagaimana luar biasanya islam memberikan pengayoman pada setiap umat.

Hingga saatnyalah sistem kehidupan kita berubah menjadi sistem yang benar sesuai aturan Allah SWT yang merupakan pencipta kita. Dan sangat mengetahui apa yang dibutuhkan oleh umatNya.

Pengikut